Tuesday, December 1, 2009

MARS Foundation Programs





MARS Foundation sendiri pada tahun ini mengusung tema “Media Televisi dan Budaya Konsumerisme pada Remaja” memiliki tagline: ‘Be a Realistic Teenagers!’. Kami sendiri menyebut para remaja yang akan tergabung atau menjadi partisipan dalam organisasi kami sebagai MarsMania. Semoga saja semakin banyak MarsMania yang peduli akan remaja lainnya sehingga remaja indonesia mejadi remaja yang aktif, kreatif, tidak konsumtif, kritis, dan, realistis.

Visi dan Misi
a.Visi
Kritisi media dan hindari konsumerisme
b.Misi
1.Memberi pengetahuan tentang melek media dan kritisisasi (kritis media) terhadap konten-konten media kepada remaja untuk lebih mengetahui positif dan negatif dari media tersebut.
2.Memberikan penjelasan mengenai konsumerisme yang mencakup; pengertian konsumerisme, kerugian dan dampak negatif bagi remaja.
3.Mengajak remaja untuk mengatur keuangannya sebaik mungkin.
4.Melakukan kampanye yang berkesinambungan mengenai hal diatas.

Kegiatan Utama
Kegiatan Utama dari MARS Foundation adalah:
1.Pendidikan media untuk remaja
2.Menjadi wadah dan sahabat remaja dalam mengatasi dampak buruk perkembangan media dan teknologi informasi lainnya
3.Menjalankan rangkaian program kampanye “Media Sehat untuk Remaja Kritis” (Survey dan pengumpulan data, roadshow ke SMP dan SMA, seminar, youth camp, dan pentas seni dan musik)
4.Advokasi Kebijakan Media
5.Media Watch

Kerjasama
1.Media massa cetak dan elektronik
2.United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)
3.United Nations Children's Fund (UNICEF)
4.Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat maupun Daerah
5.Departemen Pendidikan Republik Indonesia
6.Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora)
7.Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menegah Atas di seluruh Indonesia, khususnya Jakarta.
8.Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia
9.Departemen Komunikasi dan Informasi dan Direktorat Jendral Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda.
10.Berbagai lembaga profit maupun non profit di dalam dan luar negeri, yang tidak mengikat.
11.LSM masalah remaja dan pemuda, LSM masalah media, LSM masalah konsumen.
12.Simpatisan, individu pemerhati media, dll.

RUMUSAN MASALAH
Dari permasalahan yang telah dijelaskan diatas, maka dapat dirumuskan masalah-masalah yang penting mengenai usaha pengurangan tindak konsumerisme oleh remaja :
1)Perlunya dilakukan sosialisasi kepada para remaja mengenai konsumerisme.
2)Perlunya peran serta remaja secara aktif dalam usaha mengurangi tindak konsumerisme.
3)Perlunya diberikan jalan keluar agar para remaja mengurangi tindak konsumerisme.

TUJUAN
Tujuan dari dilaksanakannya pemasaran sosial ”Be a Realistic Teenager!” ini adalah:
1)Mengubah remaja untuk lebih kritis terhadap media khususnya televisi.
2)Mengubah remaja dengan mengajak remaja mengurangi budaya konsumerisme.
3)Membuat remaja bijak dalam mengatur keuangannya.
4)Mencerdaskan remaja menjadi sumber daya manusia yang berkuaitas di masa depan.

KHALAYAK SASARAN
Khalayak sasaran dari program pemasaran sosial ini terdiri atas dua target khalayak, yaitu :
A.Primary Target Adopters
1.Para remaja berumur 14 sampai 20 tahun di Jakarta Selatan. Target remaja yang ditujukan adalah remaja dengan tingkat konsumsi atau belanja yang tinggi dan berkelanjutan sehingga membentuk suatu budaya konsumerisme dalam dirinya.
2.Remaja SMP dan SMA
B.Secondary Target Adopters
Remaja berumur 14 sampai 20 tahun di Jakarta dengan kategori remaja yang sudah memiliki kesadaran akan dampak konsumerisme dan tetapi belum mampu mengatur keuangan secara bijaksana.
Wilayah cakupan program pemasaran sosial ini adalah DKI Jakarta (Jakarta Selatan untuk program awal).
Alasan pemilihan khalayak sasaran karena pembentukan psikologis remaja yang sedang berkembang dengan keadaan emosi remaja yang masih labil dan kecenderungan bereksperimen cukup tinggi dan belum mempunyai pola dan konsep hidup yang matang tentang masa depannya. Dengan adanya arus konsumerisme ini menyebabkan pola hidup boros pada remaja sehingga konsumerisme menjadi gaya hidup baru bagi remaja Indonesia dari kalangan Social Economic S.. A dan B dengan usia 14 – 20 tahun di Jakarta.
Keadaan remaja yang sedang dalam proses menemukan jati diri inilah yang pada akhirnya membuat yayasan ini menjadikannya sasaran yang tepat agar tidak terpengaruh dengan budaya konsumerisme sejak dini. Program ini diharapkan dapat mengubah remaja untuk lebih kritis terhadap media televisi sehingga dapat mengurangi dapat mengurangi dampak negatif, khususnya konsumerisme yang ditampilkan oleh program-program televisi.
Remaja yang sudah memahami dampak konsumerisme, secara tidak langsung akan mendapatkan manfaat, seperti pengetahuan baru yang positif, informasi peningkatan kemampuan diri dalam kritis media dan kreativitas, serta diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam pengurangan konsumerisme remaja, terutama teman sebayanya.

Pesan Kunci
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, remaja memiliki jiwa yang labil. Apabila perilaku konsumerisme sudah diterapkan sejak dini, dikhawatirkan akan membentuk priabadi yang buruk saat dewasanya nanti. Sisi negatif yang diciptakan dari perilaku konsumtif akan terus-terusan membawa keburukan yang cukup merugikan dikemudian hari. Agar pesan dari produk social kami dapat tersampaikan, maka dibtuhkan pesan kunci yang menarik dan mudah diingat oleh khalayak sasaran.
Pesan kunci yang digunakan dalam serangkaian kampanye sosial ini adalah: “Bright future for critical teenagers”
Pesan kunci tersebut mengandung makna bahwa jika ingin memiliki masa depan yang cerah, remaja harus mampu bersikp kritis terhadap media dan dapat lebih bijaksanana menggunakan uang mereka.

PROGRAM
1.Seminar “Be a Realistic Teenager!”
2.MARS Roadshow , Tagline: “Be Realistic Teenagers!”
3.MARSMAZING YOUTH CAMP 2011
4.2nd MARS Fest 2011

No comments:

Post a Comment

Post a Comment